Kamis, 09 Maret 2017

Persamaan dan Perbedaan Novel Modern dan Novel Lama

Diposting oleh Sesukamu di 22.01 0 komentar
  1. Persamaan Novel Lama dan Novel Modern
    1. Karyanya dibentuk oleh unsur intrinsik;
    2. Menggunakan bahasa atau kata yang terpilih dan diksi yang tepat;
    3. Mempunyai bahasa dan tuturan (dialog, prosa, dan drama)
    4. Bertujuan untuk dibaca dan diketahui oleh orang lain; dan
    5. Cerita dapat berupa drama, fiksi, atau kisah nyata.

    2.  Perbedaan Novel Lama dan Novel Modern

  • Novel Lama
  1. Penyebaran dari mulut ke mulut;
  2. Bahasa yang digunakan kaku dan statis;
  3. Tema cerita tentang dewa-dewa, dongeng, dan petualangan yang bersifat statis;
  4. Tema karangan bersifat fantastis;
  5. Karangan berbentuk tradisional;
  6. Bahasa klise;
  7. Proses perkembangannya statis; dan
  8. Dipengaruhi oleh kesusastraan Hindu atau India.

  • Novel Modern
  1. Gaya yang aktif dan romantis;
  2. Dinamis dalam tema dan bahasa;
  3. Tema memperjuangkan masalah kebudayaan, bahasa, dan masyarakat sentris;
  4. Tema karangan bersifat rasional;
  5. Bersifat modern;
  6. Bahasanya tidak klise;
  7. Proses perkembangannya dinamis; dan
  8. Dipengaruhi oleh kesusastraan Barat.

Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik pada Novel

Diposting oleh Sesukamu di 21.50 0 komentar
Unsur dalam novel dibagi menjadi dua, yakni unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Keduanya memiliki porsi dan sub-sub bagian tersendiri dalam novel. Namun keduanya saling berhubungan untuk membangun sebuah cerita.
Bahkan bisa dikatakan bahwa, baik unsur intrinsik maupun ekstrinsik bisa menentukan kualitas cerita yang dihasilkan. Supaya lebih jelas, unsur intrinsik dan ekstrinsik novel akan dibahas satu per satu.

Unsur Intrinsik Novel

Unsur intrinsik novel merupakan unsur utama yang membangun novel dari dalam. Bisa dikatakan bahwa unsur intrinsik adalah unsur dalam cerita itu sendiri. Unsur tersebut tidak hanya satu, namuan ada banyak. Ada beberapa sub bagian yang mempunyai porsi tersendiri.

1. Tema

  • Tema merupakan ide atau gagasan utama dari sebuah novel. Tema berisikan gambaran luas tentang kisah yang akan diangkat sebagai cerita dalam novel. Sehingga sangat penting untuk memikirkan tema yang tepat sebelum memulai menulis novel. Sebab tema yang kuat akan menghasilkan cerita yang cerkas dan fokus.

2. Tokoh / Penokohan

  • Tokoh adalah seseorang yang menjadi pelaku dalam sebuah novel. Sedangkan penokohan merupakan watak atau karakter dari tokoh yang ada dalam cerita novel.
    Berdasarkan jenis watak, tokoh bisa dibagi menjadi tiga kategori, yakni:
    • Tokoh Protagonis, tokoh yang menjadi pusat dalam cerita. Tokoh utama ini digambarkan sebagai sosok yang baik dan biasanya selalu mendapatkan masalah.
    • Tokoh Antagonis, tokoh yang menjadi lawan dari tokoh utama dalam cerita. Tokoh ini digambarkan sebagai sosok yang tidak bersahabat dan selalu membuat konflik.
    • Tokoh Tritagonis, tokoh yang menjadi penengah antara tokoh protagonis dan antagonis. Tokoh ini digambarkan sebagai sosok yang netral, kadang bisa berpihak pada protagonis, kadang pada antagonis. Namun ketika keduanya terlibat dalam konflik, dia menjadi pelerai.
  • Tokoh-tokoh tersebut biasanya dideskripsikan berdasarkan detail penokohan yang dibuat oleh penulis. Deskripsi tersebut nantinya bisa digunakan untuk menerangkan ciri fisik, tingkahlaku, cara pandang atau kehidupan sosialnya. Dalam penyampaian deskripsi, ada beberapa cara yang umum digunakan, misalnya:
    • Disampaikan melalui narasi dalam paragraf.
    • Disisipkan dalam dialog-dialog antar tokoh maupun dialog dengan diri sendiri.
    • Dimasukkan dalam alur melalui konflik demi konflik.
    • Diterangkan berdasarkan latar yang ada dalam novel tersebut.

3. Alur / Plot

Alur / plot merupakan kepingan-kepingan peristiwa yang nantinya akan membentuk jalannya cerita dalam novel. Umunya, alur dalam novel dibedakan menjadi 2 macam, yakni alur maju (progresif) dan alur mundur (flashback).
  • Alur maju (progresif) adalah alur yang peristiwa didalamya bergerak secara urut (awal-akhir)dan memiliki jalan cerita yang rapi. Biasanya alur ini digunakan pada novel biografi dan autobiografi.
  • Alur mundur (flashback) merupakan alur yang peristiwa didalamnya bergerak secara loncat (awal-akhir-awal-akhir)dan terkadang tidak rapi. Biasanya alur ini digunakan untuk novel misteri atau novel fantasi.

5. Latar/Setting

Latar / setting adalah gambaran tentang peristi-peristiwa yang ada dalam cerita. Latar termasuk unsur pembangun cerita yang vital. Keberadaannya sangat penting untuk membangun suasana dalam cerita. Latar sendiri dibagi menjadi beberapa macam, yakni:
  • Waktu, masa dimana cerita sedang berlangsung. Waktu bisa diterangkan secara garis besar maupun secara mendetail. Secara garis besar misalnya, musim hujan, tahun 2016, siang hari dan sebagainya. Sedangkan secara mendetail bisa tahun berapa, di bulan apa, hari apa, tanggal jam, meni detik dan seterusnya.
  • Tempat, adalah lokasi dimana cerita sedang berlansung. Sama seperti waktu, tempat juga bisa digambarkan umum atau khusus. Secara umum misalnya, di restoran, pantai, gunung dan sebagainya. Khusus, misalnya restoran italia dengan gaya retro diujung jalan dan seterusnya.
  • Sosial budaya, maksudnya adalah pergaulan yang secara status sosialnya. Biasanya berkaitan dengan latar tempat. Sebab status sosial sangat erat dengan tempat bergaul.
  • Keadaan lingkungan, lingkungan sang tokoh dalam cerita akan memunculkan konflik batin dalam jalannya cerita. Sehingga peran latar keadaan lingkungan ini juga berdampak besar bagi tokoh / penokohan.
  • Suasana, yang dimaksud sebagai suasana adalah kondisi latar secara keseluruhan dan juga emosi sang tokoh.

6. Sudut Pandang / Point of View

Sudut pandang merupakan cara pengarang menempatkan dirinya dalam sebuah cerita. Bisa juga diartikan sebagai cara pandang seorang pengarang dalam menyampaikan cerita novelnya. Sudut pandang sendiri bisa dibagi menjadi tiga macam, yaitu:
  • Sudut pandang orang ketiga – serba tahu. Sudut pandang ini menempatkan sang pengarang menjadi pelaku cerita dan sekaligus penciptanya. Sehingga pengarang bisa memngarahkan, membuat, mengomentari bahkan berdialog dalam cerita. Bisa dibilang posisi ini adalah posisi paling bebas sebebas-bebasnya.
  • Sudut pandang orang ketiga – sebagai pengamat. Sudut pandang ini menempatkan sang pengarang hanya sebagai pengamat cerita saja. Sehingga pengarang hanya akan menyampaikan apa yang dilihat, dirasakan, didengar dan disimpulkannya dalam cerita saja. Dengan kata lain, posisi pengarang terbatas meskipun ada dalam cerita.
  • Sudut pandang orang pertama – sebagai pelaku utama. Pengarang dalam sudut pandang ini berperan sebagai tokoh utama dalam cerita. Sehingga apa yang diceratakannya adalah pengalaman yang dirasakannya di dalam cerita. Karena orang pertama dan pelaku cerita, kalimat yang diutarakan kebanyakan dalam bentuk aktif. Di posisi ini, pengarang melepaskan ekpresinya secara bebas.
  • Sudut pandang orang pertama – sebagai pelaku sampingan. Posisi dari pengarang dalam cerita ini adalah sebagai pelaku diluar tokoh utama. Tugasnya sebagai pencerita apa yang dilihatnya dari pelaku utama dan apa tanggapannya pada situasi tersebut. Sehingga pengarang disini berperan ganda. Namun posisinya sebagai pencerita cenderung terbatas, karena sebagian besar bercerita tentang tokoh utama.

7. Gaya Bahasa

Gaya bahasa termasuk unsur yang penting sebagai faktor pemicu minat baca. Cerita yang dibuka dengan gaya bahasa menarik, indah dan memikat sangat diharapkan oleh sebagian besar pembaca. Bahkan bisa dikatakan, gaya bahasa adalah senjata utama pengarang untuk menghidupkan cerita. Menurut jenisnya, gaya bahasa dapat dibedakan menjadi:
  • Personifikasi. Gaya bahasa yang menerangkan tentang benda mati seolah-olah hidup dan mempunyai sifat-sifat seperti manusia.
  • Simile. Gaya bahasa ini menerangkan segala sesuatu dengan perumpamaan.
  • Hiperbola. Gaya bahasa yang menerangkan sesuatu dengan cara berlebihan dengan tujuan untuk memberikan efek yang bombastis.

8. Amanat

Amanat merupakan pesan tertentu yang ingin disampaikan oleh pengarang melalui cerita dalam novel. Amanat bisa berupa kritik sosial, ajakan, protes, dan lain sebagainya. Amanat umumnya diibagi menjadi dua:
  • Tersirat. Amanat yang pesannya disampaikan secara langsung sehingga bisa dicerna seketika.
  • Tersurat. Amanat yang pesannya disampaikan secara tersembunyi sehingga terkadang susah untuk dicerna seketika itu juga.

Unsur Ekstrinsik Novel

Unsur ekstrinsik novel adalah unsur yang membangun novel dari luar. Biasanya bisa berupa latar pribadi penulis maupun nilai-nilai dari luar. Unsur tersebut umunya adalah:
  • Biografi dan latar belakang penulis. Dimana dia tinggal, latar belakang pendidikannya apa, keluarganya, lingkungannya, dan sebagainya.
  • Kisah dibalik layar. Kisah ini biasanya dilatari oleh pengalaman, kesan atau juga harapan dan cita-cita sang pengarang.
  • Nilai yang ada dalam masyarakat. Nilai-nilai ini sering diangkat oleh pengarang dalam ceritanya. Bisa nilai ekonomi, politik, sosial, budaya dan lain sebagainya.

Rabu, 08 Maret 2017

Klasifikasi Alat Musik Berdasarkan Sumber Bunyinya

Diposting oleh Sesukamu di 21.15 2 komentar
Alat musik
Alat musik merupakan suatu instrumen yang dibuat atau dimodifikasi untuk tujuan menghasilkan musik. Pada prinsipnya, segala sesuatu yang memproduksi suara, dan dengan cara tertentu bisa diatur oleh musisi, dapat disebut sebagai alat musik. Walaupun demikian, istilah ini umumnya diperuntukkan bagi alat yang khusus ditujukan untuk musik. Bidang ilmu yang mempelajari alat musik disebut organologi.
Alat musik berdasarkan sumber bunyinya
• Idiofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari bahan dasarnya. Contoh: kolintang, drum, bongo, kabasa, angklung

• Aerofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari hembusan udara pada rongga. Contoh: suling, terompet, harmonika, trombone.

• Kordofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari dawai. Contoh: bass, gitar, biola, gitar, sitar, piano, kecapi

• Membranofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya dari selaput atau membran. contoh : tifa, drum, kendang, tam-tam, rebana

• Elektrofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya dibangkitkan oleh tenaga listrik (elektronik). Contoh : kibor, gitar listrik, bass listrik

Selasa, 07 Maret 2017

Latihan UN SMP/MTS 2017

Diposting oleh Sesukamu di 04.12 0 komentar


Berikut latihan soal UN SMP/MTs (Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah) tahun pelajaran 2016/2017, yang sudah bisa diunduh :
  1. Latihan Soal Bahasa Indonesia UN SMP/MTs | Silakan unduh disini
  2. Jawaban Latihan Soal Bahasa Indonesia UN SMP/MTs | Silakan unduh disini
  3. Latihan Soal Bahasa Inggris UN SMP/MTs | Silakan unduh disini
  4. Pembahasan Latihan Soal Bahasa Inggris UN SMP/MTs | Silakan unduh disini
  5. Latihan Soal IPA UN SMP/MTs | Silakan unduh disini
  6. Pembahasan Latihan Soal IPA UN SMP/MTs | Silakan unduh disini
  7. Latihan Soal Matematika UN SMP/MTs | Silakan unduh disini
  8. Jawaban Latihan Soal Matematika UN SMP/MTs | Silakan unduh disini

Senin, 06 Maret 2017

Pedomen Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI)

Diposting oleh Sesukamu di 05.25 0 komentar

Silahkan tekan link dibawah ini sesuai yang kalian ingin pahami 

  1. Pemakaian Huruf
  2. Penulisan Kata
  3. Pemakaian Tanda Baca
  4. Penulisan Unsur Serapan

Jumat, 03 Maret 2017

Resensi Buku "Sekolah itu Candu"

Diposting oleh Sesukamu di 04.14 1 komentar
Judul Buku: Sekolah itu Candu
Penulis: Roem Topatimasang
Penerbit: INSISTPress
Sleman, Yogyakarta
Pengantar:-
Tahun Terbit: 2013 (cetakan ke-13).
Tebal Buku: XVI + 129 halaman.

"Sekolah" mungkin kata yang tidak asing lagi kita dengat. Dimulai dari orang Yunani yang biasa mengisi waktu luangnya dengan mengunjungi suatu tempat atau seseorang yang mereka anggap pandai untuk bertanya dan mempelajari, yang mereka rasa perlu dan butuh untuk diketahui. Hingga kebiasaan itupun diberlakukan kepada anak-anak mereka, caranya dengan menyerahkan kepada orang yang dianggap tahu atau pandai disuatu tempat tertentu. Kebiasaan itu berlangsung hingga saat ini, yang lebih akrab kita sebut dengan sekolah.
     Bagaimana perkembangan sekolah di Indonesia? Dan bagaimana involusi yang terjadi di Indonesia? Dulu sekolah di Indonesia bertempatan di gedung-gedung tua peninggalan Belanda dengan dinding tembok tebal, bentuknya melingkar mirip huruf U dengan lapangan rumput luas di bagian tengasekolaherapa tahun kemudian, bangunan tersebut sudah rata dengan tanah. Tidak ada bencana alam yang terjadi, tetapi bangunan tersebut sengaja dirobohkan. Sebagai gantinya tidak jauh dari sana didirikan sebuah bangunan untuk sekolah, bangunan tersebut terlihat koko. Mereka melakukannya dengan beralasan bangunan ini lebih memenuhi kriteria bangunan sekolah. Sejak saat itulah anak-anak harus bersekolah memakai seragam, sepatu kulit, kaos kaki katun dan alat-alat tulis buatan pabrik lengkap dengan tas sekolahnya. Tidak jauh berbeda dengan anak sekolah zaman sekarang.
     Buku ini mencoba memberi gambaran tentang pemerintahan yang ada di Indonesia khususnya dalam bidang pendidikan.
Indonesia tidak kurang dari seperlima atau lebih dari 20% anggaran belanja negara justru dipergunakan bagi pembiayaan pembangunan sektor pendidikan. Bayangkan saja, dalam kurun waktu lebih dari satu dasawarsa saja, angka statistik pendidikan nasional negeri ini melonjak naik dalam kelipatan rata-rata tiga sampai lima kali.
Akan tetapi dibalik angka-angka laju pertumbuhan yang memang menakjubkan it, juga terjadi angka-angka kebalikkannya dalam lipatan yang tak kalah fantastik, seperti jumlah murid tinggal kelas, jumlah pelajar yang putus sekolah, dan yang paling parah adalah sarjana yang frustasi karena kehabisan lapangan kerja sehingga menyebabkan semakin meningkatnya jumlah pengangguran di negeri ini.
Selain itu, buku ini juga seperti ingin memperlihatkan perilaku-perilaku para pejabat negara, apalagi dalam bidang pendidikan.
Bidang administrasi dan manajemen persekolahan tetap saja menjadi salah satu masalah sistem pendidikan yang paling rumit sampai saat ini. Salah satu pusat korupsi, manipulasi dan salah urus. Sekaligus salah satu kementrian penghasil Sisa Anggaran Pembangunan (SIAP) terbesar tiap tahunnya.
   Percobaan-percobaan mereka yang mahal itu seakan-akan tak ada habisnya, malah semakin menggebu-gebu. Memang betul kurikulum sekolah sudah dibuat lebih ramping, kemampuan guru-guru semakin meningkat berkat mengikuti berbagai macam penataran. Tetapi bila seperti itu bukannya makin menyederhanakan, tetapi malah semakin meruwetkan dengan ketidak semakin jelasan ujung pangkalnya.
   Sebaliknya sekolah menjadi milik dan alat dari satu kekuatan raksasa yang atas nama dengan label-label 'demi pembangunan, industrialis, modernisasi, globalisasi'. Apa yang terjadi bukalah inovasi yang sesungguhnya tetapi proses involusi. Hakekat suatu proses pembaharuan adalah penciptaan keamanan yang lebih baik dari sebelumnya, bukan perkembangan yang pada dasarnya tanpa perubahan alias jalan ditempat, Atau sebaliknya yang ada semakin memperburuk keadaan.

Kamis, 02 Maret 2017

Lyrics BTS - Spring Day [Rom/indo/Han/Eng]

Diposting oleh Sesukamu di 02.21 0 komentar

LIRIK BTS (방탄소년단) – SPRING DAY (봄날) [HANGUL/ROM/ ENGLISH & INDONESIA TRANSLATION]


Romanization


[RM] bogo sipda ireohge
malhanikka deo bogo sipda
neohui sajineul
bogo isseodo bogo sipda

[RM] neomu yasokhan sigan
naneun uriga mipda
ijen eolgul han beon boneun geosdo
himdeureojin uriga
yeogin ontong gyeoul ppuniya
8woredo gyeouri wa

[RM] maeumeun siganeul dallyeogane
hollo nameun seolgugyeolcha
ni son japgo jigu
bandaepyeonkkaji ga
gyeoureul kkeutnaegopa

[RM] geuriumdeuri
eolmana nuncheoreom naeryeoya
geu bomnari olkka
Friend

[Jimin] heogongeul tteodoneun
jageun meonjicheoreom
jageun meonjicheoreom
[V] nallineun nuni naramyeon
jogeum deo ppalli nege
daheul su isseul tende

[Jungkook] nunkkochi tteoreojyeoyo
tto jogeumssik meoreojyeoyo
bogo sipda
bogo sipda
[V] eolmana gidaryeoya
tto myeot bameul deo saewoya
neol boge doelkka
mannage doelkka

[Jin] chuun gyeoul kkeuteul jina
dasi bomnari ol ttaekkaji
kkot piul ttaekkaji
geugose jom deo meomulleojwo
meomulleojwo

[Suga] niga byeonhan geonji
animyeon naega byeonhan geonji
i sungan heureuneun siganjocha miwo
uriga byeonhan geoji mwo
moduga geureon geoji mwo

[Suga] geurae mipda niga
neon tteonajiman
dan harudo neoreul
ijeun jeogi eopseoji nan

[Suga] soljikhi bogo sipeunde
iman neoreul jiulge
geuge neol wonmanghagibodan
deol apeunikka

[Jin] sirin neol bureonae bonda
yeongicheoreom hayan yeongicheoreom
[Jimin] malloneun jiunda haedo
sasil nan ajik neol bonaeji motaneunde

[Jungkook] nunkkochi tteoreojyeoyo
tto jogeumssik meoreojyeoyo
bogo sipda
bogo sipda
[V] eolmana gidaryeoya
tto myeot bameul deo saewoya
neol boge doelkka
mannage doelkka

[V] You know it all
You’re my best friend
achimeun dasi ol geoya
[Jungkook] eotteon eodumdo eotteon gyejeoldo
yeongwonhal sun eopseunikka

[Jimin] beojkkochi pinabwayo
i gyeouldo kkeuti nayo
bogo sipda
bogo sipda
[Jungkook] jogeumman gidarimyeon
myeochil bamman deo saeumyeon
mannareo galge
derireo galge

[Jin] chuun gyeoul kkeuteul jina
dasi bomnari ol ttaekkaji
kkot piul ttaekkaji
geugose jom deo meomulleojwo
meomulleojwo



---- Indonesia ----

aku merindukanmu
saat aku mengatakannya
aku semakin merindukanmu
aku melihat fotomu
tapi aku masih merindukanmu
waktu sangat kejam
aku benci kita
saat ini sulit
bahkan untuk melihat satu sama lain
Disini hanya musim dingin
bahkan saat agustus, disini musim dingin
hatiku membuat waktu berlari
seperti snowpiercer yang ditinggal sendirian
aku ingin menggenggam tanganmu
dan pergi ke bagian lain dari bumi
untuk menghentikan musim dingin ini
berapa banyak kerinduan
yang harus jatuh seperti salju
sampai hari di musim semi datang?
teman
seperti butiran debu
yang melayang diudara
jika aku adalah salju yang terbang
aku bisa menggapaimu lebih cepat
kepingan salju yang berjatuhan
semakin menjauh
aku merindukanmu
aku merindukanmu
berapa lama lagi aku harus menunggu?
berapa banyak malam lagi aku harus tetap terjaga?
sampai aku bisa melihatmu ?
sampai aku bisa bertemu denganmu?
melewati akhir dari musim dingin ini
sampai musim semi datang kembali
sampai bunga-bunga bermekaran lagi
tetaplah disana lebih lama
tetaplah disana..
apa kau berubah?
atau aku yang berubah?
aku benci meskipun masa ini telah berlalu
aku kira kita telah berubah
aku kira begitulah semuanya
yeah, aku membencimu
meskipun kau pergi
bahkan ini belum sehari
saat aku melupakanmu
sejujurnya, aku merindukanmu
tapi sekarang aku akan menghapusmu,
karena rasa sakitnya akan berkurang
daripada membencimu
aku meniup dinginmu
seperti asap, seperti asap putih
aku bilang aku akan menghapusmu
tapi sebenarnya, aku masih tidak bisa melepaskanmu
kepingan salju yang berjatuhan
semakin menjauh
aku merindukanmu
aku merindukanmu
berapa lama lagi aku harus menunggu?
berapa banyak malam lagi aku harus tetap terjaga?
sampai aku bisa melihatmu ?
sampai aku bisa bertemu denganmu?
kau tahu semua
kau adalah  sahabatku
pagi akan datang kembali
karena tidak ada kegelapan, tidak ada musim
yang bertahan selamanya
bunga sakura bermekaran
musim dingin telah berakhir
aku merindukanmu
aku merindukanmu
jika aku menunggu sedikit lebih lama
jika aku terjaga beberapa malam lagi
aku akan datang menemuimu
aku akan pergi menjemputmu
melewati akhir dari musim dingin ini
sampai musim semi datang kembali
sampai bunga-bunga bermekaran lagi
tetaplah disana lebih lama
tetaplah disana..

Hangul


보고 싶다 이렇게
말하니까 더 보고 싶다
너희 사진을
보고 있어도 보고 싶다

너무 야속한 시간
나는 우리가 밉다
이젠 얼굴 한 번 보는 것도
힘들어진 우리가
여긴 온통 겨울 뿐이야
8월에도 겨울이 와

마음은 시간을 달려가네
홀로 남은 설국열차
니 손 잡고 지구
반대편까지 가
겨울을 끝내고파

그리움들이
얼마나 눈처럼 내려야
그 봄날이 올까
Friend

허공을 떠도는
작은 먼지처럼
작은 먼지처럼
날리는 눈이 나라면
조금 더 빨리 네게
닿을 수 있을 텐데

눈꽃이 떨어져요
또 조금씩 멀어져요
보고 싶다
보고 싶다
얼마나 기다려야
또 몇 밤을 더 새워야
널 보게 될까
만나게 될까

추운 겨울 끝을 지나
다시 봄날이 올 때까지
꽃 피울 때까지
그곳에 좀 더 머물러줘
머물러줘

니가 변한 건지
아니면 내가 변한 건지
이 순간 흐르는 시간조차 미워
우리가 변한 거지 뭐
모두가 그런 거지 뭐

그래 밉다 니가
넌 떠났지만
단 하루도 너를
잊은 적이 없었지 난

솔직히 보고 싶은데
이만 너를 지울게
그게 널 원망하기보단
덜 아프니까

시린 널 불어내 본다
연기처럼 하얀 연기처럼
말로는 지운다 해도
사실 난 아직 널 보내지 못하는데

눈꽃이 떨어져요
또 조금씩 멀어져요
보고 싶다
보고 싶다
얼마나 기다려야
또 몇 밤을 더 새워야
널 보게 될까
만나게 될까

You know it all
You’re my best friend
아침은 다시 올 거야
어떤 어둠도 어떤 계절도
영원할 순 없으니까

벚꽃이 피나봐요
이 겨울도 끝이 나요
보고 싶다
보고 싶다
조금만 기다리면
며칠 밤만 더 새우면
만나러 갈게
데리러 갈게

추운 겨울 끝을 지나
다시 봄날이 올 때까지
꽃 피울 때까지
그곳에 좀 더 머물러줘
머물러줘

English


Now it’s hard to even see each other
Even once anymore
This place is all winter now
It’s winter in August too

The heart follows time
A lone snowpiercer train
I want to take you by the hand and
Take you to the other side of the Earth
And end this winter

How much do I have to miss you
How much does it have to fall like snow
For sping to come
Friend

If I’m snow
Like a small speck of dust
Like a small speck of dust
Floating in the air
I can reach you
A little faster

Snowflakes are falling
They fall a little farther away
I want to see you
I want to see you
How much do I hve to wait
How many nights do I have to stay awake
To see you
To meet you

Past the cold winter
Until the spring day comes back
Until the flowers bloom
Will you stay there a little longer
Will you stay

I don’t know if you’ve changed
Or if I’ve changed
I hate how time flows even in this moment
I guess we changed
That’s just the way it is

Yeah I hate you
You left but
There was not a day
I ever forgot about you

Honestly I want to see you
But I will forget about you now
Because it hurts less than
Hating you

I try to blow you away because you’re fereezing
Like a smoke, like a white smoke
I say that I will forget you
But really I can’t let you go yet

Snowflakes are falling
They fall a little farther away
I want to see you
I want to see you
How much do I hve to wait
How many nights do I have to stay awake
To see you
To meet you

You know it all
You’re my best friend
Morning will come again
Because no darkness and no season
Is eternal

I think the cherry blossoms are blooming
This winter is coming to an end
I want to see you
I want to see you
If you wait a little longer
If you stay up a few more nights
I will come to see you
I will come to bring you

Past the cold winter
Until the spring day comes back
Until the flowers bloom
Will you stay there a little longer
Will you stay
 

Sesukamu Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei | web hosting